Inovasi Bidang Kesehatan Tahap Penerapan

SENYUMAN SI CIPLOEK (SEHAT NYAMAN DAN AMAN DENGAN CIPLUKAN)

Inovator Rika Puspitasari
Inisiator Rika Puspitasari
Tahun / Penerapan 01 Sep 2019
Status Verifikasi PUBLISHED

Latar Belakang & Rancang Bangun

Program Indonesai Sehat dilaksanakan dengan paradigma sehat sebagai salah satu pilar utamanya. Paradigma hidup sehat yang sedang dicanangkan oleh pemerintah sekarang ini menitikbaratkan pada upaya promotif-preventif. Strateginya adalah pengarusutamaan kesehatan dalam pembangunan kesehatan, penguatan promotif, preventif dan pemberdayaan masyarakat. Salah satu strategi pembangunan Kesehatan adalah mendorong masyarakat agar mampu memelihara kesehatannya, serta mengatasi gangguan kesehatan ringan secara mandiri melalui kemampuan asuhan madiri. Pelayanan kesehatan tradisional yang merupakan upaya pengembangan di puskesmas memanfaatkan keterlibatan masyarakat untuk menelihara kesehatan secara sendiri Pelayanan kesehatan tradisional merupakan salah satu kegiatan dalam penyelenggaraan upaya kesehatan di Indonesia. Undang-undang nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan mengatur tentang pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pelayanan kesehatan tradisional oleh pemerintah. Kegiatan inovasi “SENYUMAN SI CIPLOEK “dilaksanakan sesuai dengan Upaya pemerintahan untuk kegiatan Preventif ( pencegahan) dan Kuratif ( pengobatan) penyakit tidak menular (PTM) khususnya penyakit Diabetes Melitus dengan mengkatkan Asuham Mandiri Toga tanaman Ciplukan di wilayah kerja Puskesmas Air Itam ataupun masyarakat lainny. Kegiatan ini merupakan kegiatan dengan meningktakan pengetahuan masyarakat terhadap manfaat tanaman ciplukan yang tumbuh subuh diwalayah kerja Puskesmas air itam sebagai tanamana obat diabetes mellitus,selain itu SENYUMAN SI CIPLOEK “ dilakukan edukasi untuk cara penggunaan dan pembudidayaannya dan herbalisasinya, serta memberikan pelayanan perawatan luka pada pasien penderita Diabetes Melitus,ditambah denganya peningkatkan kasus Covid-19 yang merabk akhir-akhir ini dan penyakit Dm menjadi salah satu komorbit dalam terkonfrimasi positif covid-19. Karya Inovasi “SENYUMAN SI CIPLOEK “ adalah inovasi yang kreatif dan inovatif sebagai upaya untuk pencegahan jumlah pasien Penyakit Tidak Menular khususnya penyakit diabetes mellitus serta pemanfaatan Asuhan Mandiri Toga Tahaman Ciplukan,celetup(bahasa air itam)di sekitar desa wilayah kerja puskesmas air itam, tanaman ini tumbuh subuh dan di anggap gulma oleh masyrakat sekitar, karena mereka hanya tahu tentang buahnya saja, tapi tidak tahu pemanfaatan yang lain. Karya Inovasi “SENYUMAN SI CIPLOEK “dilaksanakan melalui beberapa tahapan,langkah awal pimpinan puskesmas air itam berkooardinasi dengan dengan pemegang program PTM, TOGA, Lansia, dan dan Prolanis tentang adanya Karya Inovasi “SENYUMAN SI CIPLOEK “ini, selanjutnya pada bulan Juni 2019 Karya Inovasi “SENYUMAN SI CIPLOEK “ melai berjalan, dengan sosialisasi terhadap psien lansia, pasien pasien prolanis yang datang setiap hari jumat sekali, serta refres Toga kepada kader Toga di Wilayah Kerja Puskesmas Air Itam. Pada awalnya ini Karya Inovasi “SENYUMAN SI CIPLOEK “menggukan alat peraga yang konvensional terhadap pemaparan dari tanaman ciplukan itu sendiri seperti powerpoint, contoh sampel dan brosur informasi tentang si cipluk, pada bulan ke bulan antusius masyarakat dan kader meningkat, maka dibuat ruangan toga khusus yang dapat menampung dan mempergakan cara pembuatan herbal dari tanaman ciplukan itu sendiri. Pembuatan bibit dan pembudidyaaan dari tanaman Ciplukan sehingga masyrakat bisa mencontoh langsung. Demi meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahayanya penyakit tidak menular terutama penyakit diabetes mellitus, maka dari itu di tingkatakan dengan perawatan diri pasien diabetes mellitus dengan luka di ruang toga dan akupresure. Ruang toga dan akupresure yang sebelumya masih bergabung dengan salah satu ruangan di UGD untuk perawatan luka ganggren , sekarang sudah di satukan dengan ruangan Toga dan Akupresure, harapanya pasien nyaman dalam proses penyembuhan, mengurangi kecacatan pasien dengan luka akibat diabetes mellitus dan meningkatakn harapan hidup serta semangat para penderita diabetes mellitus baik dengan luka ataupun tidak, mereka dapa memperdayakan tanamann ciplukan untuk proses control kadar gula darah dan mampu menggunakan obat obatan tradisional yang banyak disekitar kita. Pada saat ini Karya Inovasi “SENYUMAN SI CIPLOEK” sudah banyak kunjungan pasien untuk memanfaatkan toga, ruang toga dan akupresure di lengkapi dnegan taman refreksi kaki dan ruangan di setting suasana dan nuansa SPA, sehingga pasien nyaman dan bisa meningkatkan relaksasi. Cara membuat minuman herbal dengan pemanfataan tanaman ciplukan pengobat diabates melitus yakni : 1. 2 Jumput batang beserta ciplukan 2. Siapakn 2 gelas air (400ml) 3. Panaskan air terlebih dahulu di panci terbuat dari tanah liat atau bahan kaca jangan menggunakan dari bahan aluminium. 4. direbus dengan 400 ml (dua gelas belimbing) . 5. Lalu rebus daun dan batang ciplukan selama 5-10 menit lalu saring dan dinginkan. Cara konsumsi bisa minum air rebusan ciplukan tersebut sehari dua kali(2 kali sehari

Solusi Inovatif

"Solusi yang ditawarkan melalui inovasi SENYUMAN SI CIPLOEK adalah mengembangkan upaya promotif dan preventif dalam pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM), khususnya Diabetes Melitus, melalui pemanfaatan tanaman ciplukan sebagai bagian dari asuhan mandiri tanaman obat keluarga (TOGA) serta edukasi kesehatan kepada masyarakat. Inovasi ini memanfaatkan tanaman ciplukan yang banyak tumbuh di wilayah kerja Puskesmas Air Itam dan sebelumnya lebih sering dianggap sebagai gulma. Masyarakat diberikan pengetahuan mengenai pemanfaatan tanaman tersebut, cara budidaya, pengolahan herbal, serta pentingnya tetap melakukan pengendalian Diabetes Melitus melalui pelayanan kesehatan. Solusi yang dilakukan meliputi: Meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai Diabetes Melitus, faktor risikonya, pencegahan, pengendalian, dan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin. Mengembangkan asuhan mandiri TOGA, dengan memanfaatkan tanaman ciplukan yang tersedia di lingkungan masyarakat sebagai salah satu tanaman obat yang diperkenalkan dalam kegiatan edukasi. Memberikan edukasi mengenai pemanfaatan tanaman ciplukan, termasuk pengenalan tanaman, cara budidaya, pengolahan, dan penggunaan yang aman sebagai bagian dari upaya pemeliharaan kesehatan. Membentuk dan mengembangkan Ruang TOGA dan Akupresur sebagai tempat edukasi, praktik, serta pelayanan yang mendukung kenyamanan pasien. Melibatkan kader TOGA, pasien lansia, dan peserta Prolanis, sehingga pengetahuan mengenai pemanfaatan tanaman obat dan pencegahan PTM dapat diteruskan kepada masyarakat secara lebih luas. Memberikan pelayanan perawatan luka bagi pasien Diabetes Melitus, terutama pasien yang mengalami luka akibat komplikasi diabetes, dengan tujuan membantu proses perawatan dan mengurangi risiko kecacatan. Menyediakan sarana pendukung berupa taman refleksi kaki dan ruang dengan suasana relaksasi, sehingga pasien dapat memperoleh pengalaman pelayanan yang lebih nyaman selama mengikuti kegiatan. Melakukan pembudidayaan tanaman ciplukan, termasuk penyediaan bibit dan praktik penanaman, agar masyarakat tidak hanya mengetahui manfaatnya tetapi juga mampu membudidayakannya secara mandiri. Melakukan edukasi secara berkelanjutan, melalui media seperti brosur, alat peraga, penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung agar informasi lebih mudah dipahami masyarakat. Dengan demikian, SENYUMAN SI CIPLOEK menjadi solusi berbasis pemberdayaan masyarakat yang menggabungkan edukasi pencegahan PTM, pemanfaatan TOGA, budidaya tanaman ciplukan, pelayanan perawatan pasien Diabetes Melitus, serta kegiatan akupresur dan relaksasi. Inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan, mendorong pengelolaan Diabetes Melitus secara lebih baik, serta meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan potensi tanaman obat yang tersedia di lingkungan sekitar."

Manfaat Utama & Dampak Kemanfaatan

1. Karya Inovasi “SENYUMAN SI CIPLOEK “memberikan dampak terhadap penurunan angka kemiskinan, karena pasien tak jauh berobat keluar kota dengan biaya mahal dan waktu yang terbuang. 2. Karya Inovasi “SENYUMAN SI CIPLOEK “ mengajarkan cara pemanfaatan tanaman toga , penataan, dan pemanfaatan serta pengelolaan, melalui kelompok Asuhan Mandiri Toga, sehingga khasiat tanaman TOGA bisa dirasakan semuanya. 3. Karya Inovasi “SENYUMAN SI CIPLOEK “ mengajarkan cara melakukan adaptasi kebiasaan baru di masa Pandemic Virus Covid-19 cara pemanfaatan tanaman toga , penataan, dan pemanfaatan serta pengelolaan, melalui kelompok Asuhan Mandiri Toga, sehingga khasiat tanaman TOGA bisa dirasakan semuanya sehingga msayarakat dapat memanfaatan tanama di pekarangan rumah sebagai antioksidan dan kekebalan tubuh untuk di konsumsi.

Tujuan Spesifik Inovasi

Terwujudnya Puskesmas Air Itam menurunya angka penderita Penyakit Tidak Menular (PTM) dan bebas Amputasi penderita luka ganggren Diabetes Mellitus dengan Asuhan Mandiri TOGA Ciplukan. Tujuan Khusus: a. Meningkatkan Peran Serta Masyarakat (tokoh masyarakat, kades, kader) dalam upaya program asuhan mandiri Toga tanaman Ciplukan di Wiayah Kerja Puskesmas Air Itam dengan Inovasi “SENYUMAN SI CIPLOEK “ b.Meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap penyakit Diabetes Mellitus, pencegahan dan pengobatnya dengan asuhan mandiri toga tanamanan Ciplukan di Wiayah Kerja Puskesmas Air Itam dengan Inovasi “SENYUMAN SI CIPLOEK “ c.Mengurangi angka kecacatan pasien luka Diabetes Melitus dengan asuhan mandiri toga tanamanan Ciplukan di Wiayah Kerja Puskesmas Air Itam dengan Inovasi “SENYUMAN SI CIPLOEK” d.Meningkatkan upaya pengetahuan masyarakat terhadap tanaman Ciplukan di Wiayah Kerja Puskesmas Air Itam dengan Inovasi “SENYUMAN SI CIPLOEK “ e.Membantu mengurangi angka kemiskinan Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Air Itam.

Tim Inovator & Pemilik Inovasi

Rika Puspitasari
Ketua Inovator / Pemilik Utama
Rika Puspitasari
Ketua Tim / Inisiator Utama • WA: 082213259414 • rikapuspita@bridasiap.id