PACAK GALO! (Pelayanan Administrasi Cepat, Akurat, Komplit, Gratis,dan Aksesibel Online)
Inovasi Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik Desa/Kelurahan Tahap Penerapan

PACAK GALO! (Pelayanan Administrasi Cepat, Akurat, Komplit, Gratis,dan Aksesibel Online)

Inovator Andre Andrian Trisna Putra
Inisiator Andre Andrian Trisna Putra
Tahun / Penerapan 01 Oct 2026
Status Verifikasi PUBLISHED

Latar Belakang & Rancang Bangun

Digitalisasi semakin mendapat perhatian seiring dengan percepatan teknologi yang begitu pesat. Namun, kebijakan yang ada masih terfragmentasi, sehingga pemahaman mengenai bagaimana teknologi digital berkembang dalam penyediaan pelayanan publik masih terbatas. Digitalisasi sangat dibutuhkan dalam mewujudkan penyediaan pelayanan publik yang mudah, cepat dan terjangkau sesuai dengan UU No. 25 Tahun 2009 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik. Berdasarkan UU No. 25 Tahun 2009 tentang SPBE seluruh lapisan pemerintah, baik dari pemerintah kelurahan sampai pemerintah pusat berkewajiban dalam menyediakan pelayanan publik yang mudah diakses, cepat prosesnya dan terjangkau oleh semua kalangan. Pelayanan publik di tingkat kelurahan merupakan kontak pertama antara pemerintah dan warga. Namun, pelayanan di kelurahan hanya tersedia pada jam kerja kantor, sementara sebagian besar warga adalah pekerja yang jam kerjanya bersamaan dengan jam layanan. Warga yang tinggal jauh dari kantor, lansia, dan penyandang disabilitas juga menghadapi hambatan jarak dan mobilitas. Padahal, banyak keperluan warga hanya berupa pertanyaan sederhana, seperti syarat surat pengantar, alur pengurusan KTP dan KK, jadwal layanan, atau kelengkapan berkas. Permasalahan tersebut menjadi masalah yang hampir setiap pemerintah di tingkat kelurahan alami. Tantangan utamanya adalah keterbatasan sumber daya manusia yang tinggal di kelurahan dalam mengikuti teknologi terbaru. Seperti yang terjadi di Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Pali, pegawai kelurahan masih harus bersusah payah dalam mewujudkan administrasi yang baik karena terhalang warga yang berdatangan setiap harinya. Berdasarkan catatan di buku tamu Kelurahan Handayani Mulya, rata-rata 15 warga per hari datang hanya untuk bertanya, dan lebih dari 50%-nya harus datang lebih dari satu kali karena berkas kurang lengkap. Jumlah kunjungan tersebut menunjukkan bahwa layanan informasi hanya dapat diperoleh dengan datang langsung atau bertanya kepada petugas pada jam kerja. Petugas juga berulang kali menjawab pertanyaan yang sama sehingga waktu untuk layanan administrasi berkurang. Bagi warga, kondisi ini berarti tambahan waktu, biaya transportasi, dan tenaga. Kondisi faktual tersebut menunjukkan betapa pentingnya digitalisasi pelayanan untuk memangkas waktu dan biaya serta tenaga yang harus dikeluarkan.

Solusi Inovatif

"Kelurahan Handayani Mulya membuat sebuah inovasi dengan memanfaatkan perkembangan teknologi kecerdasan buatan AI dan menggabungkannya dengan aplikasi yang diganakan oleh semua orang yaitu “Whatsapp”. Inovasi tersebut bertujuan untuk mengatasi ketidaktahuan masyarakat dengan menjawab semua pertanyaan seputar urusan pemerintahan Kelurahan Handayani Mulya. Hanya dengan bermodalkan aplikasi “Whatsapp” masyarakat dapat memperoleh informasi yang akurat mengenai Kelurahan Handayani Mulya karena datanya diinput langsung oleh pegawai di Kelurahan Handayani Mulya. Kemudian untuk sasaran penerima manfaat langsung adalah seluruh warga Kelurahan Handayani Mulya, terutama pekerja, lansia, penyandang disabilitas, dan warga yang tinggal jauh dari kantor. Sasaran tidak langsungnya adalah perangkat kelurahan dan pemerintah daerah. Inovasi ini sejalan dengan prioritas pemerintah daerah dalam peningkatan kualitas pelayanan publik, reformasi birokrasi, dan transformasi digital, serta mendukung SPBE dan prinsip pelayanan publik yang mudah, cepat, dan terjangkau sesuai UU No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. Inovasi tersebut dinamakan PACAK GALO!, yaitu chatbot berbasis AI di WhatsApp yang melayani pertanyaan warga selama 24 jam. Warga cukup mengirim pesan apapun ke nomor resmi kelurahan, dan chatbot menjawab dengan jawaban awal. Kemudian, warga akan diarahkan untuk memilih jenis informasi dengan mengetik nomor sesuai dengan kodenya."

Manfaat Utama & Dampak Kemanfaatan

Manfaat bagi masyarakat: informasi dapat diakses kapan saja dan dari mana saja, hemat waktu, biaya, dan tenaga, persyaratan lebih jelas sehingga warga datang dengan berkas lengkap, dan tidak perlu memasang aplikasi baru karena memakai WhatsApp. Manfaat bagi pemerintah daerah: beban pertanyaan berulang dan antrean berkurang; petugas lebih fokus pada layanan administrasi; tersedia data pertanyaan warga untuk evaluasi layanan; citra pelayanan publik lebih responsif dan modern; serta mudah direplikasi di kelurahan lain.

Tujuan Spesifik Inovasi

1.Menyediakan layanan informasi kelurahan yang dapat diakses 24 jam; 2.Menjawab minimal seluruh pertanyaan warga secara otomatis dalam waktu kurang dari 1 menit; 3.Meniadakan kunjungan warga yang hanya untuk bertanya; 4.Menurunkan kunjungan ulang akibat berkas tidak lengkap; 5.Meningkatkan kepuasan warga.

Tim Inovator & Pemilik Inovasi

Andre Andrian Trisna Putra
Ketua Inovator / Pemilik Utama
Andre Andrian Trisna Putra
Ketua Tim / Inisiator Utama • andreandriantp@gmail.com