Inovasi Bidang Kesehatan
Tahap Penerapan
GERBANG KDI ( GERAKAN IBU DATANG KE POSYANDU BALITA)
Inovator
Satriyanto
Inisiator
Satriyanto
Tahun / Penerapan
31 Aug 2026
Status Verifikasi
PUBLISHED
Latar Belakang & Rancang Bangun
Rendahnya angka kunjungan/kehadiran ibu balita ke posyandu (cakupan D/S rendah), akibat kurangnya kesadaran orang tua, jarak posyandu yang jauh, kesibukan orang tua, atau kendala waktu pelaksanaan. Hal ini menyebabkan tumbuh kembang balita tidak terpantau rutin, risiko gizi kurang, stunting, dan keterlambatan deteksi masalah kesehatan anak meningkat. Penurunan angka stunting biasanya menjadi latar belakang utama karena kunjungan balita untuk pemantauan tumbuh kembang jauh dari target yang ditetapkan
Solusi Inovatif
"Pendekatan "jemput bola" — kader kesehatan/petugas puskesmas aktif mendatangi rumah balita yang tidak hadir ke posyandu, dikombinasikan dengan strategi menarik minat ibu (edukasi, suasana posyandu yang lebih menyenangkan, layanan antar-jemput, atau penyesuaian jadwal). Beberapa daerah menambahkan layanan antar-jemput menggunakan kendaraan dinas desa serta pemeriksaan oleh dokter ahli untuk meningkatkan kehadiran ibu balita di posyandu."
Manfaat Utama & Dampak Kemanfaatan
Cakupan kunjungan posyandu (D/S) meningkat
Tumbuh kembang balita terpantau lebih rutin dan berkesinambungan
Deteksi dini masalah gizi (gizi kurang, stunting) lebih cepat
Data kesehatan balita lebih lengkap dan akurat
Berdampak pada penurunan persentase ibu hamil dengan kekurangan energi kronik serta balita gizi kurang dan stunting
Tujuan Spesifik Inovasi
Meningkatkan partisipasi/kehadiran ibu dan balita di posyandu
Mencegah terjadinya masalah gizi di masyarakat seperti kasus balita stunting, tanpa mengabaikan kasus gizi buruk, gizi kurang, atau gizi lebih/obesitas.
sulselprov
Memastikan setiap balita mendapat layanan kesehatan sesuai tahapan usianya
Tim Inovator & Pemilik Inovasi
Satriyanto
Ketua Inovator / Pemilik Utama
Satriyanto
Ketua Tim / Inisiator Utama
• satriyanto129@gmail.com