Inovasi Pertanian dan Pangan Tahap Penerapan

ECO-FERTILIZER

Inovator Jiko maizen
Inisiator Jiko maizen
Tahun / Penerapan 27 Aug 2026
Status Verifikasi PUBLISHED

Latar Belakang & Rancang Bangun

Eco-Fertilizer dirancang sebagai pupuk organik cair berbahan dasar limbah organik yang mudah ditemukan di lingkungan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), yaitu ampas kelapa, kulit ubi, daun kelor, dan air cucian beras. Gagasan ini berangkat dari banyaknya limbah organik rumah tangga dan pertanian yang belum dimanfaatkan secara optimal sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan dan kehilangan nilai ekonomis. Di sisi lain, penggunaan pupuk kimia secara terus-menerus dapat meningkatkan biaya produksi dan berpotensi memengaruhi kualitas tanah. Oleh karena itu, bahan-bahan organik tersebut diolah melalui proses fermentasi menggunakan EM4 menjadi pupuk organik cair yang lebih ramah lingkungan, sederhana, dan memanfaatkan sumber daya lokal.

Solusi Inovatif

"Eco-Fertilizer menjadi solusi dengan mengolah limbah ampas kelapa, kulit ubi, daun kelor, dan air cucian beras melalui proses fermentasi menggunakan EM4 menjadi pupuk organik cair. Inovasi ini menggunakan bahan lokal yang mudah diperoleh dan proses pembuatan yang sederhana sehingga dapat dilakukan pada skala rumah tangga maupun masyarakat. Eco-Fertilizer kemudian diaplikasikan pada tanaman untuk mengetahui pengaruhnya terhadap pertumbuhan tanaman melalui pengamatan tinggi tanaman dan jumlah daun."

Manfaat Utama & Dampak Kemanfaatan

Eco-Fertilizer memberikan manfaat dalam mengurangi limbah organik rumah tangga dan meningkatkan nilai guna bahan yang sebelumnya kurang dimanfaatkan. Bagi sektor pertanian, inovasi ini berpotensi menjadi alternatif pupuk organik yang dapat mendukung pertumbuhan tanaman dan mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia. Bagi masyarakat Kabupaten PALI, inovasi ini dapat memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah limbah menjadi produk yang bernilai guna dan bernilai ekonomi serta berpotensi dikembangkan sebagai peluang usaha berbasis sumber daya lokal.

Tujuan Spesifik Inovasi

1. Menghasilkan pupuk organik cair Eco-Fertilizer berbahan dasar ampas kelapa, kulit ubi, daun kelor, dan air cucian beras melalui fermentasi menggunakan EM4. 2. Mengetahui karakteristik Eco-Fertilizer berdasarkan warna, aroma, pH, dan kandungan unsur hara yang dihasilkan. 3. Menganalisis pengaruh penggunaan Eco-Fertilizer terhadap pertumbuhan tanaman. 4. Memanfaatkan limbah organik rumah tangga di Kabupaten PALI sebagai bahan alternatif pupuk organik yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomi. 5. Menganalisis efektivitas kombinasi bahan baku Eco-Fertilizer sebagai inovasi pupuk organik cair.

Tim Inovator & Pemilik Inovasi

Jiko maizen
Ketua Inovator / Pemilik Utama
Jiko maizen
Ketua Tim / Inisiator Utama • jikozen41@gmail.com
Iren Cinta Della
Anggota Tim • WA: 082217946224 • irencintadella@gmail.com